Cara Sehat Memakai Suplemen Penambah Tinggi Badan

Posted on Selasa, 17 Oktober 2017 by admin

rawerontek.blogspot.co.id - Suplemen penambah tinggi badan banyak beredar di pasaran. Bahkan saat ini konsumen bisa melihat contoh produk dari website promosi serta media sosial. Konsumen potensial adalah remaja. Suplemen digunakan untuk mendukung pertumbuhan tubuh sebelum usia mereka menjejak 21 tahun keatas. Pada masa itu perkembangan struktur tulang sudah capai titik maksimal.

Cara Sehat Memakai Suplemen Penambah Tinggi Badan

Meskipun pemakaian suplemen tergolong instan tapi sampai kini tidak ada himbauan ketat secara medis. Artinya pemakaian suplemen penambah tinggi badan boleh saja asalkan pengguna usia remaja tetap berusaha menjaga kesehatan tubuhnya secara alami. Aktifitas rutin olahraga disertai konsumsi minuman berkalsium dan makanan bergizi tinggi adalah sumber terbaik pembentuk tubuh. Kalsium sangat penting manfaatnya untuk kebaikan tulang sejak muda sampai lanjut usia nanti.

Kemudian apakah ada contoh dari suplemen berkalsium yang sudah cukup populer? ya, tentu saja ada. Informasi tentang jenis suplemen ini banyak beredar di internet. Namanya adalah Tiens Kalsium NHCP. Dikatakan bahwa Tiens adalah susu kalsium terbaik yang sudah bersertifikasi BPOM. Kualitasnya sudah tenar sampai mancanegara. Tiens

Kalsium NHCP terbuat dari bahan organik ekstrak sumsum tulang sapi mongolia sehingga tidak menimbulkan efek samping seperti suplemen penambah tinggi badan berbahan kimia. Cara meminumnya juga cukup mudah seperti membuat susu hangat. Seduh dengan air hangat lalu cukup aduk dan segeralah minum selagi hangat.

Tetapi sebagian konsumen kritis tak pernah sangat yakin dengan berbagai informasi produk di media. Maka untuk menepis keraguan, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter ahli sebelum atau sesudah membeli suplemen penambah tinggi badan. Konsultasi penting dilakukan guna mengetahui kandungan suatu produk apakah benar adanya aman lagi sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.
Sebab tidak semua suplemen bisa cocok dengan masing-masing individu, efektif atau tidak cukup bergantung pula pada kondisi fisik masing-masing. Dalam sesi konsultasi bisa diperoleh bukti aman secara medis. Setelah sesuai hasil konsultasi tentu pemakaian suplemen penambah tinggi badan boleh saja rutin, diimbangi olahraga serta konsumsi makan-minum sehat.

Inilah wujud himbauan kesehatan terhadap kandungan suplemen penambah tinggi badan. Dalam memilih suplemen penambah tinggi badan sebaiknya berpegang pada pertimbangan kesehatan. Sebaik apapun informasi yang beredar tentang khasiat suplemen tersebut memang tak ada salahnya konsumen tetap mawas diri dengan bertanya kepada dokter ahli gizi. Tujuannya tentu supaya pemakaian tetap efektif tanpa efek samping karena ketidakcocokan dengan kondisi tubuh.

Vitamin 2000 IU, Dosis Vitamin D

Posted on Minggu, 15 Oktober 2017 by admin

rawerontek.blogspot.co.id - Vitamin 2000 IU, dosis vitamin D sebaiknya diketahui oleh setiap orang. Siapa yang tidak kenal dengan vitamin D. Vitamin D merupakan salah satu jenis vitamin yang fungsi utamanya adalah untuk menjaga kesehatan tulang. Untuk vitamin D, sebenarnya belum ada ada batasan maksimal dalam pengonsumsian vitamin D, akan tetapi setiap orang tentunya tetap harus mengetahui terlebih dahulu kondisi tubuhnya sehingga bisa menentukan berapa dosis vitamin D yang dibutuhkannya.

Vitamin 2000 IU, Dosis Vitamin D

Dosis vitamin D menurut FNB (The Food and Nutrition Board)di IOM (Institute of Medicine), Amerika Serikat, merekomendasikan berdasarkan usia seseorang. Untuk orang dewasa yang berusia di bawah 50 tahun direkomendasikan untuk megonsumsi vitamin D dengan dosis 200 IU. Usia dari 50 sampai 70 tahun sebanyak 400 IU. Usia 71 tahun lebih sebanyak 600 IU. Lalu kondisi seseorang seperti apa yang mendapatkan vitamin 2000 IU, dosis vitamin D?

Vitamin 2000 IU, dosis vitamin D disarankan oleh John Hooge, MD (spesialis pada bidang Multiple Sclerosis atau MS), kepada pasien MS. Ia merekomendasikan para pasien MS untuk mengonsumsi vitamin D setidaknya dengan dosis 1000 IU dan mungkin dengan dosis 2000 IU setiap harinya. Ia mengungkapkan hasil studinya bahwa pemberian dosis vitamin D yang tinggi tersebut aman dan lebih efektif.
Berbicara mengenai pemberian vitamin 2000 IU atau vitamin D dengan berbagai jumlah dosisnya, tentunya akan lebih baik bila mengetahui manfaat dan akibat kekurangan vitamin D secara lebih luas. Manfaat vitamin D adalah sebagai berikut.

1. Manfaat pertama adalah untuk menjaga kesehatan tulang.
2. Manfaat kedua adalah untuk membantu dalam metabolisme kalsium.
3. Manfaat ketiga adalah untuk membantu dalam mineralisasi kurang.
4. Akibat kekurangan vitamin D yang pertama adalah pertumbuhan kaki yang tidak normal sehingga betis kaki akan membentuk huruf O atau X.
5. Akibat kekurangan vitamin D yang kedua adalah adanya kerusakan pada gigi.
6. Akibat kekurangan vitamin D yang ketiga adalah otot yang mengalami kekejangan.
7. Akibat kekurangan vitamin D yang keempat adalah terserang osteomalasia. Osteomalasia sendiri adalah hilangnya unsur fosfor dan kalsium secara berlebihan di dalam tulang.
8. Akibat kekuragan vitamin D yang kelima adalah terserang osteoporosis, terjadinya kerapuhan pada tulang sebagai akibat berkurangnya kepadatan tulang.
Demikianlah pembahasan mengenai vitamin 2000 IU, dosis vitamin D. Semoga pembahasan dalam artikel ini bisa memberikan informasi bermanfaat untuk pembaca. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Apakah Bayi Dapat Lahir Tanpa Cacat Fisik?

Posted on Sabtu, 14 Oktober 2017 by admin

rawerontek.blogspot.co.id - Apakah bayi dapat lahir tanpa cacat? Tentu jawaban “ya” yang sangat diharapkan. Tapi, ternyata jawabannya mungkin saja. Kenapa mungkin saja?! Karena pembentukan bayi selama janin di dalam kandungan, dibentuk dari bagaimana ibu merawat dirinya.

Dilihat dari faktor makanan, apa pun yang dikonsumsi oleh ibu, janin yang ada di dalam kandungan ikut mengonsumsinya, walau memang yang dikonsumsi atau diserap adalah sari-sari makanannya. Karena itu, usahakan selama mengandung, Anda benar-benar menjaga pola makan, menjaga kesehatan, agar tidak terjadi suatu kecacatan fisik atau cacat dalam tubuh sang jabang bayi.
Selain asupan makanan, Anda juga harus memperhatikan pengaruh luar lingkungan. Lingkungan Anda upayakan harus selalu bersih dan terjaga.

Apakah Bayi Dapat Lahir Tanpa Cacat dan Bisa Normal?

Layaknya kehamilan dan kesehatan janin, semua itu bergantung pada cara sang ibu menjaga kesehatannya dan kesehatan janin selama 9 bulan di dalam kandungannya. Apa yang dikonsumsi oleh ibunya, sarinya akan diserap oleh sang jabang bayi yang tengah berkembang di dalam kandungan.
Pengaruh faktor luar lingkungan juga sangat berpengaruh bagi kesehatan janin. Bagaimana maksudnya? Ya. Jika anda hidup di lingkungan yang tidak sehat, lingkungan perokok misalnya, lingkungan tersebut akan mempengaruhi kesehatan kandungan Anda. Asap rokok dapat menyebabkan gangguan untuk kehamilan dan janin Anda.
Aebagai calon ibu, Anda harus benar-benar mengerti tentang kesehatan janin dan perkembangan janin di dalam perut. Selalu juga memeriksakan kesehatan janin setiap bulannya, selalu konsumsi makanan sehat agar pertanyaan apakah bayi dapat lahir tanpa cacat tidak selalu menghinggapi benak Anda.
Juga selalu perhatikan berat bayi dengan usia bayi, jangan sampai ada sesuatu yang tidak Anda inginkan saat masa kehamilan dan membuat  menyesal saat bayi  sudah lahir karena adanya suatu kecacatan dalam mental atau fisik calon bayi anda.
Apakah Bayi dapat Lahir Tanpa Cacat?! Lalu Apa Solusinya?!
Anda sebagai sang ibu, berhak menentukan apakah janin akan sehat atau tidak  dan akan terlahir normal atau tidak. Beda lagi misalnya Anda sudah menjaga kesehatan janin tetapi ada penyakit keturunan yang bisa menyebabkan kecacatan bagi kehamilan Anda.
Bagaimanapun kita harus sejak dini menjaga dan mengetahui gejala-gejala jika menemukan keganjalan dalam kandungan. San seringlah mengontrol kandungan agar Anda tahu perkembangan janin.
Jangan sembarangan mengonsumsi makanan yang berbahaya bagi janin Anda. Sayangilah janin dan diri Anda jika menginginkan anak lahir dengan sehat dan tidak cacat.
Karena semua kesehatan janin  yang menentukan adalah Anda sebagai calon ibunya yang mengandung. Berbeda lagi jika kecacatan itu berasal dari mitos-mitos kehamilan yang masih sering dipercaya berbagai orang. Semua kesehatan yang ada pada kesehatan janin, kitalah yang menentukan nantinya; apakah bayi dapat lahir tanpa cacat.

AddThis

Bookmark and Share